Gerimis tiba-tiba turun meruakkan udara segar siang ini,namun kesegaran itu tak mampu membuat hati kami yang panas turut menjadi segar.
Kami duduk berdua di sudut kafetaria kampus,tak berkata-kata sama sekali.Kebisuan itu diiringi oleh suara penyiar radio yang dengan fasih menyampaikan resensi lagu baru dari sebuah band lawas.
Sementara itu dua gelas teh kami sudah mulai menjadi dingin dan tak lagi meniupkan aroma harum.
Kunyalakan sebatang rokokku lalu asapnya kuhirup dalam-dalam sampai memenuhi isi dadaku kemudian kutiupkan asapnya dengan mantap.Spontan kedua tangannya bergerak menutupi hidungnya sebagai pertanda dia merasa terganggu dengan asap rokokku.Aku sendiri menjadi merasa bersalah karena lupa betapa alerginya dia dengan asap rokok..
"maaf.."
kataku sambil memasang raut menyesal dan meniupkan asap rokokku ke arah lain agar tak mengenai wajahnya. Rupanya satu kata itulah yang akhirnya memecah kebisuan kami..
"maaf?Berapa kali lagi kau akan berkata-kata maaf?Bukankah kata itu sudah seringkali kau ucapkan sejak 6 tahun kemarin!"
sahutnya kemudian sambil menggenggam rapat gelas tehnya..
"hey,tentang apa ini??"
tanyaku gemas dan menyadari bahwa dia menganggap lain permintaan maafku.Aku bermaksud meminta maaf karena asap rokokku yang mengganggunya,namun rupanya dia menanggapinya lain..
Dia heran mendengar pertanyaanku..
"ah,jangan pura-pura tidak tahu..Aku tahu alasanmu mengajakku kemari.Kamu ingin memaksaku untuk mengenang masa lalu kita dulu dan berharap cintaku padamu akan tumbuh lagi.Sudahlah ben,jangan terus-menerus memendam perasaan itu.Aku tak akan pernah bisa membalas perasaanmu itu lagi.Saat ini aku sudah mengikat janji dengan orang lain,dan aku tak akan tega mengkhianatinya."
Aku sungguh terkejut mendengar kalimatnya itu sebab aku tak pernah menyangka dia akan sampai hati mengatakan itu.Mungkin ketakutannya akan perasaanku sudah sedemikian memuncak sampai-sampai dia tega mengucapkan kalimat itu.
"sungguh,aku begitu heran dengan apa yang kau katakan barusan.Aku benar-benar tak menyangka kau akan berpikiran seperti itu.Aku mengajakmu kemari karena aku ingin sejenak saja menghabiskan waktuku bersamamu setelah sekian tahun tak bertemu."
ucapku berusaha menyangkal pikirannya.
"namun seandainya kamu memang berpikir seperti itu,baiklah aku mengakuinya.Sampai saat ini aku memang menjaga perasaanku padamu,sekalipun aku tau aku tak punya hak sedikitpun untuk melakukan itu karena sudah ada orang lain yang memilikimu.Namun seperti itulah kenyataannya,aku tetap tak bisa meninggalkan perasaanku.Banyak orang yang menganggap aku bodoh karena terus-terusan menjaga perasaanku,tapi tak masalah bagiku.Karena aku tak akan pernah bisa membohongi hatiku dan memaksanya untuk mencintai orang lain.Tapi kamu tak perlu kuatir,karena aku tak akan mengusikmu lagi.Namun kali ini ijinkanlah aku untuk sekedar menikmati wajah dan suaramu,mungkin untuk yang terakhir kalinya,karena setelah hari ini mungkin kamu tak akan pernah kembali lagi kemari.. Aku hanya ingin kamu tahu aku dengan legowo membiarkan kamu bersamanya.Aku tahu kamu lebih bahagia bersamanya."
dia hanya terdiam..Di radio terdengar sayup-sayup suara yovie and nuno menyanyikan hits barunya.
"...biarkan aku menjaga perasaan ini,menjaga segenap cinta yang telah kau beri..
Engkau pergi aku takkan pergi,kau menjauh aku takkan jauh..."
lalu dia hanya terdiam,dan aku melihat kristal-kristal halus jatuh dari matanya..
"baiklah kalau kau masih tetap keras kepala,aku tak akan memaksamu merubah perasaanmu itu.."
sahutnya sambil mengusap pipinya yang mulai basah oleh air mata..
Aku pun hanya bisa diam sambil menghisap rokokku dalam-dalam,dan ku biarkan mataku berkaca-kaca.
Lalu dua orang berjalan melintas di depan mejaku sambil menatapku kasihan.Aku seolah-olah bisa mendengar mereka membicarakanku..
"kasihan dia,setiap hari dia duduk di sudut kafetaria ini sambil memandangi sebuah foto dan berbicara sendiri..Ditemani dua gelas teh,sepertinya dia telah gila oleh cinta.."
aku pun hanya bisa tersenyum mendengar pembicaraan mereka,dan aku tetap memandangi selembar foto ditanganku..
(CitraLand, 5 maret 2008;12.54)
Tuesday, March 4, 2008
Pelangi hitam putih
Hujan akan segera berhenti,saat ini sang langit hanya menyisakan rintik-rintik halus yang membentuk tirai-tiRai lembut di tepian cakrawala..
Aku segera terbangun dari tidur malamku ketika hangatnya sinar matahari menembus masuk melalui celah-celah jendela kamarku.
Hangatnya sinar itu membuatku segera berlari menuju seberang ruang kamarku dan membuka lebar-lebar jendela kamarku agar udara segar segera menggantikan pengap di setiap sudut ruangnya.
Ketika kubuka jendelaku,sontak udara segar memenuhi seisi kepalaku,dan cahaya matahari mencairkan otakku yang hampir membeku..Betapa indahnya pagi ini..
"pasti hari ini akan menjadi hari yang sempurna!"
begitu teriakku dalam hati..
Namun sepertinya ada yang kurang,apakah itu?Lalu aku biarkan pikiranku terbang kemana-mana mencari jawabnya..
"Ya,seandainya ada pelangi pagi ini,pasti semuanya akan semakin sempurna.."
teriakku kegirangan ketika pikiranku kembali sambil membawa jawabannya..
Lalu segera kupakai sepatu dan sayapku yang semalaman tergeletak di lantai.Aku akan menemui matahari dan mendesaknya untuk membangunkan pelangi..
Secepat kilat aku terbang melalui jendela kamarku dan tiba-tiba aku sudah berdiri tepat di hadapan sang matahari..
"wahai engkau yang diberi kuasa untuk membagi sinar dan hangatmu pada seluruh makhluk,bagaimana kabarmu?"
demikian aku mengucapkan salamku pada matahari..
"Aku masih tetap setia disini dengan tugasku membagikan kehidupan pada seluruh makhluk,dan aku akan tetap setia sampai selamanya."
"tapi,apa yang membuatmu terbang kesini sepagi ini wahai anak muda?Bahkan mukamu pun belum kau basuh."
"Oh matahari,aku sengaja datang kemari sepagi ini untuk meminta sesuatu padamu,dan kiranya engkau berkenan mengabulkannya."
"apakah itu gerangan wahai anak muda? Katakanlah.."
"Matahari,pagi ini aku terbangun dengan penuh semangat karena ketika aku terbangun aku melihat hari begitu indah,ada gerimis yang membentuk tirai-tiRai halus di tepian cakrawala,ada udara segar yang memenuhi seisi ruanganku,dan cahayamu yang hangat menyentuh permukaan kulitku dengan lembut."
"hmm,benarkah itu?Lantas apakah ada yang salah sehingga engkau berniat memintanya dariku sepagi ini?"
"Tidak,sama sekali tidak ada yang salah dengan itu semua.Hanya saja aku merasa hari ini akan semakin sempurna seandainya ada pelangi,namun aku tak melihatnya pagi ini.Jadi bolehkah aku memintamu untuk membangunkan pelangi?"
"ouh,jadi itu maksud kedatanganmu kemari!Hai anak muda,layangkanlah pandanganmu ke timur jauh sana,tidakkah kau melihat pelangi sudah melayang-layang dengan elok di atas cakrawala?Bukalah matamu!"
lalu kupicingkan mataku menatap ke timur cakrawala jauh,dan samar-samar aku melihat sebuah busur raksasa menggantung di atas awan.
"aha,itulah pelangi!" teriakku kemudian.
"Tapi tunggu dulu,pelangi ini sama sekali berbeda dengan pelangi yang biasanya!Biasanya pelangi selalu memakai gaunnya yang berwarna-warni.Namun kali ini dia berwarna hitam putih seolah sedang berduka,ada apa gerangan yang terjadi?"
tanyaku pada matahari dengan rauT muka menunjukkan keheranan..
"hey anak muda,cobalah buka matamu lebih lebar lagi.Seandainya saja kau mau berdiri lebih dekat lagi dengan pelangi itu,maka kau akan melihat dia dengan warna-warnanya yang sempurna! Ketahuilah,bahwa pelangi itu akan senantiasa memakai warna-warna indahnya,dan tak akan pernah menjadi pelangi hitam putih.Yang membuatmu melihatnya seolah-olah berwarna hitam putih adalah hatimu sendiri!"
"apa maksudmu matahari?"
"Maksudku adalah,kesempurnaan yang engkau harapkan muncul setiap pagi,sebenarnya telah tersedia dihadapanmu,yaitu kesempurnaan yang diberikan oleh warna-warna pelangi.Hanya saja kau tak pernah mau mendekat padanya dan melihat warnanya dari dekat.. Kamu hanya sibuk dengan hitam putihnya duniamu sendiri Sehingga yang kau lihat hanyalah suramnya.."
"ouh,jadi itu maksudmu matahari?"
"iya,itulah yang kumaksud.Apakah kau sudah mengerti?"
"baiklah,aku mengerti.Kalau begitu ijinkanlah aku pergi sekarang ke rumahku dan mengemasi barang-barangku dan tinggal di tempat yang lebih dekat dengan pelangi sehingga aku bisa melihat warna-warnanya dan membuat hari-hariku kian sempurna.."
"baik,pergilah dirimu.Dan sampaikanlah salamku pada sang pelangi..Kembalilah kesini lain kali untuk berbincang-bincang denganku lagi.."
"baik matahari,terima kasih..Sampai jumpa.."
Lalu aku segera terbang lagi menuju kamarku dan tetap melalui jendela yang sama.Sesampainya disana,segera kukemasi barang-barangku dan terbang kembali ke arah timur dan mencari tempat yang lebih dekat dengan pelangi..
Tidak sulit bagiku menemukannya,karena ternyata ada banyak sekali tempat kosong yang bisa aku diami..
Setelah kudirikan rumah baruku,baru aku bisa melihat pelangi itu.Pelangi berwarna-warni..Dan bukan pelangi hitam putih..
Akupun menikmati kesempurnaan itu setiap pagi,namun sesekali aku masih mengunjungi matahari dan berbincang-bincang dengannya dan menikmati secangkir kopi..
"Malang,4 maret 2008 ; 22.30"
Aku segera terbangun dari tidur malamku ketika hangatnya sinar matahari menembus masuk melalui celah-celah jendela kamarku.
Hangatnya sinar itu membuatku segera berlari menuju seberang ruang kamarku dan membuka lebar-lebar jendela kamarku agar udara segar segera menggantikan pengap di setiap sudut ruangnya.
Ketika kubuka jendelaku,sontak udara segar memenuhi seisi kepalaku,dan cahaya matahari mencairkan otakku yang hampir membeku..Betapa indahnya pagi ini..
"pasti hari ini akan menjadi hari yang sempurna!"
begitu teriakku dalam hati..
Namun sepertinya ada yang kurang,apakah itu?Lalu aku biarkan pikiranku terbang kemana-mana mencari jawabnya..
"Ya,seandainya ada pelangi pagi ini,pasti semuanya akan semakin sempurna.."
teriakku kegirangan ketika pikiranku kembali sambil membawa jawabannya..
Lalu segera kupakai sepatu dan sayapku yang semalaman tergeletak di lantai.Aku akan menemui matahari dan mendesaknya untuk membangunkan pelangi..
Secepat kilat aku terbang melalui jendela kamarku dan tiba-tiba aku sudah berdiri tepat di hadapan sang matahari..
"wahai engkau yang diberi kuasa untuk membagi sinar dan hangatmu pada seluruh makhluk,bagaimana kabarmu?"
demikian aku mengucapkan salamku pada matahari..
"Aku masih tetap setia disini dengan tugasku membagikan kehidupan pada seluruh makhluk,dan aku akan tetap setia sampai selamanya."
"tapi,apa yang membuatmu terbang kesini sepagi ini wahai anak muda?Bahkan mukamu pun belum kau basuh."
"Oh matahari,aku sengaja datang kemari sepagi ini untuk meminta sesuatu padamu,dan kiranya engkau berkenan mengabulkannya."
"apakah itu gerangan wahai anak muda? Katakanlah.."
"Matahari,pagi ini aku terbangun dengan penuh semangat karena ketika aku terbangun aku melihat hari begitu indah,ada gerimis yang membentuk tirai-tiRai halus di tepian cakrawala,ada udara segar yang memenuhi seisi ruanganku,dan cahayamu yang hangat menyentuh permukaan kulitku dengan lembut."
"hmm,benarkah itu?Lantas apakah ada yang salah sehingga engkau berniat memintanya dariku sepagi ini?"
"Tidak,sama sekali tidak ada yang salah dengan itu semua.Hanya saja aku merasa hari ini akan semakin sempurna seandainya ada pelangi,namun aku tak melihatnya pagi ini.Jadi bolehkah aku memintamu untuk membangunkan pelangi?"
"ouh,jadi itu maksud kedatanganmu kemari!Hai anak muda,layangkanlah pandanganmu ke timur jauh sana,tidakkah kau melihat pelangi sudah melayang-layang dengan elok di atas cakrawala?Bukalah matamu!"
lalu kupicingkan mataku menatap ke timur cakrawala jauh,dan samar-samar aku melihat sebuah busur raksasa menggantung di atas awan.
"aha,itulah pelangi!" teriakku kemudian.
"Tapi tunggu dulu,pelangi ini sama sekali berbeda dengan pelangi yang biasanya!Biasanya pelangi selalu memakai gaunnya yang berwarna-warni.Namun kali ini dia berwarna hitam putih seolah sedang berduka,ada apa gerangan yang terjadi?"
tanyaku pada matahari dengan rauT muka menunjukkan keheranan..
"hey anak muda,cobalah buka matamu lebih lebar lagi.Seandainya saja kau mau berdiri lebih dekat lagi dengan pelangi itu,maka kau akan melihat dia dengan warna-warnanya yang sempurna! Ketahuilah,bahwa pelangi itu akan senantiasa memakai warna-warna indahnya,dan tak akan pernah menjadi pelangi hitam putih.Yang membuatmu melihatnya seolah-olah berwarna hitam putih adalah hatimu sendiri!"
"apa maksudmu matahari?"
"Maksudku adalah,kesempurnaan yang engkau harapkan muncul setiap pagi,sebenarnya telah tersedia dihadapanmu,yaitu kesempurnaan yang diberikan oleh warna-warna pelangi.Hanya saja kau tak pernah mau mendekat padanya dan melihat warnanya dari dekat.. Kamu hanya sibuk dengan hitam putihnya duniamu sendiri Sehingga yang kau lihat hanyalah suramnya.."
"ouh,jadi itu maksudmu matahari?"
"iya,itulah yang kumaksud.Apakah kau sudah mengerti?"
"baiklah,aku mengerti.Kalau begitu ijinkanlah aku pergi sekarang ke rumahku dan mengemasi barang-barangku dan tinggal di tempat yang lebih dekat dengan pelangi sehingga aku bisa melihat warna-warnanya dan membuat hari-hariku kian sempurna.."
"baik,pergilah dirimu.Dan sampaikanlah salamku pada sang pelangi..Kembalilah kesini lain kali untuk berbincang-bincang denganku lagi.."
"baik matahari,terima kasih..Sampai jumpa.."
Lalu aku segera terbang lagi menuju kamarku dan tetap melalui jendela yang sama.Sesampainya disana,segera kukemasi barang-barangku dan terbang kembali ke arah timur dan mencari tempat yang lebih dekat dengan pelangi..
Tidak sulit bagiku menemukannya,karena ternyata ada banyak sekali tempat kosong yang bisa aku diami..
Setelah kudirikan rumah baruku,baru aku bisa melihat pelangi itu.Pelangi berwarna-warni..Dan bukan pelangi hitam putih..
Akupun menikmati kesempurnaan itu setiap pagi,namun sesekali aku masih mengunjungi matahari dan berbincang-bincang dengannya dan menikmati secangkir kopi..
"Malang,4 maret 2008 ; 22.30"
Friday, February 29, 2008
Aku bertemu dengan malaikat..
Aku bertemu dengan malaikat..
Namun bukan malaikat dengan jubah bersalut cahaya ilahi atau malaikat dengan sayap-sayap halus di balik punggungnya..
Aku bertemu dengan malaikat..
Dia tiba-tiba datang dari tempat yang bahkan tak kuduga sebelumnya.Entah takdir atau apa yang mempertemukan kami?
Aku bertemu dengan malaikat..
Aku merasa pernah bertemu dengannya saat dulu,tapi aku lupa kapan dan dimana.Hanya saja aku merasa pernah mengenalnya dulu.
Aku bertemu dengan malaikat..
Dibalik senyumnya ada cahaya surga yang tak mampu kusentuh dengan indera manusia yang tak sempurna.Setiap kata-katanya membuat harapan datang ketika aku hilang asa.
Aku bertemu dengan malaikat..
Bukan surga yang dia tawarkan,karena dia tak berhak memberi surga,karena dia tahu ada Kuasa yang lebih besar yang berhak mengijinkan seseorang untuk menginjak lantainya.Tapi dia memperlihatkan padaku bayangan surga tepat di matanya.. Sesaat akupun tersenyum.
Aku bertemu dengan malaikat..
Namun kini dia telah menghilang.Dia tak menjanjikan padaku kapan akan bertemu lagi,namun dia menjanjikan pengharapan.
Aku bertemu dengan malaikat..
Setelah dia pergi,jejak-jejaknya masih tertinggal diatas muka bumi dan meninggalkan aroma surga yang membuat aku tersenyum kembali walaupun dia tak nampak lagi..
Aku bertemu dengan malaikat..
Dia pergi untuk memberi harapan pada yang lain..Entah kapan dia kembali,tapi dia selalu datang saat aku membutuhkannya,sekalipun hanya dalam mimpi-mimpi malam..
Aku bertemu dengan malaikat..
Kini aku bahagia..
Namun bukan malaikat dengan jubah bersalut cahaya ilahi atau malaikat dengan sayap-sayap halus di balik punggungnya..
Aku bertemu dengan malaikat..
Dia tiba-tiba datang dari tempat yang bahkan tak kuduga sebelumnya.Entah takdir atau apa yang mempertemukan kami?
Aku bertemu dengan malaikat..
Aku merasa pernah bertemu dengannya saat dulu,tapi aku lupa kapan dan dimana.Hanya saja aku merasa pernah mengenalnya dulu.
Aku bertemu dengan malaikat..
Dibalik senyumnya ada cahaya surga yang tak mampu kusentuh dengan indera manusia yang tak sempurna.Setiap kata-katanya membuat harapan datang ketika aku hilang asa.
Aku bertemu dengan malaikat..
Bukan surga yang dia tawarkan,karena dia tak berhak memberi surga,karena dia tahu ada Kuasa yang lebih besar yang berhak mengijinkan seseorang untuk menginjak lantainya.Tapi dia memperlihatkan padaku bayangan surga tepat di matanya.. Sesaat akupun tersenyum.
Aku bertemu dengan malaikat..
Namun kini dia telah menghilang.Dia tak menjanjikan padaku kapan akan bertemu lagi,namun dia menjanjikan pengharapan.
Aku bertemu dengan malaikat..
Setelah dia pergi,jejak-jejaknya masih tertinggal diatas muka bumi dan meninggalkan aroma surga yang membuat aku tersenyum kembali walaupun dia tak nampak lagi..
Aku bertemu dengan malaikat..
Dia pergi untuk memberi harapan pada yang lain..Entah kapan dia kembali,tapi dia selalu datang saat aku membutuhkannya,sekalipun hanya dalam mimpi-mimpi malam..
Aku bertemu dengan malaikat..
Kini aku bahagia..
Monday, February 25, 2008
It's simple!
Trimurni paling sederhana:
1.Kelahiran.
Ketika anak manusia keluar dari sarang rahim ibunya,dia tak membawa bekal sama sekali ketika para malaikat mengantarnya memasuki kandungan,ketika matanya untuk pertama kali menatap matahari,ketika dia akhirnya lupa bagaimana rupa surga.Saat itu yang dibutuhkannya hanya kasih dan cinta..Hingga pada akhirnya dunia menawarkannya banyak hal,dan kesederhanaan itu hilang..Dia hanya singgah.
2. Cinta.
Yah,cinta adalah sesuatu yang paling sederhana..Ketika Cinta sudah datang,dunia seolah-olah tak ada artinya.Sejenak orang lupa akan mimpi-mimpinya,ambisi-ambisinya,bahkan dunianya!Satu-satunya hal yang dibutuhkan oleh Cinta,tak lain adalah Cinta itu sendiri..
Ketika Cinta itu terluka,pun yang dibutuhkannya adalah Cinta!! Cinta ini tak berlebihan,dia hanya butuh Cinta untuk bertahan hidup.
3. Kematian
Saat makhluk pencinta terputus nafasnya,tak ada hal lain yang dibutuhkannya.Segala warna dunia hanyalah tempat persinggahan masa lalu.Semua yang pernah dirasa,diraba,dikecap,dilihat,didengar,tak ada artinya lagi..Waktu itu yang dibutuhkannya hanyalah "Cinta" yang paling sempurna.. Cinta yang datang dari pencipta dan pemilik Cinta..
Dari kesemuanya itu,"cinta" adalah yang paling sederhana...Jangan biarkan kesederhanaan cinta terkotori oleh mimpi-mimpi kesempurnaan..
Dedicated to "yang bercengkrama dengan sang bijak". :)
1.Kelahiran.
Ketika anak manusia keluar dari sarang rahim ibunya,dia tak membawa bekal sama sekali ketika para malaikat mengantarnya memasuki kandungan,ketika matanya untuk pertama kali menatap matahari,ketika dia akhirnya lupa bagaimana rupa surga.Saat itu yang dibutuhkannya hanya kasih dan cinta..Hingga pada akhirnya dunia menawarkannya banyak hal,dan kesederhanaan itu hilang..Dia hanya singgah.
2. Cinta.
Yah,cinta adalah sesuatu yang paling sederhana..Ketika Cinta sudah datang,dunia seolah-olah tak ada artinya.Sejenak orang lupa akan mimpi-mimpinya,ambisi-ambisinya,bahkan dunianya!Satu-satunya hal yang dibutuhkan oleh Cinta,tak lain adalah Cinta itu sendiri..
Ketika Cinta itu terluka,pun yang dibutuhkannya adalah Cinta!! Cinta ini tak berlebihan,dia hanya butuh Cinta untuk bertahan hidup.
3. Kematian
Saat makhluk pencinta terputus nafasnya,tak ada hal lain yang dibutuhkannya.Segala warna dunia hanyalah tempat persinggahan masa lalu.Semua yang pernah dirasa,diraba,dikecap,dilihat,didengar,tak ada artinya lagi..Waktu itu yang dibutuhkannya hanyalah "Cinta" yang paling sempurna.. Cinta yang datang dari pencipta dan pemilik Cinta..
Dari kesemuanya itu,"cinta" adalah yang paling sederhana...Jangan biarkan kesederhanaan cinta terkotori oleh mimpi-mimpi kesempurnaan..
Dedicated to "yang bercengkrama dengan sang bijak". :)
Sunday, February 24, 2008
Ku nyekripsi lagi!
Puff..Akhirnya setelah sekian lama gak menjamah blog ini,dateng juga libidoku untuk corat-coret,teriak2 dan menumpahkan libido nulis lewat blog ini lagi.
Buat pemanasan dulu aja,aku mau bagi sedikit pengalaman akhir2 ini..Yah topiknya masih tentang skripsiku yang udah bikin rambuT goNdroNgku yang dulu selalu tergerai indah dan harum ini jadi tercukur habis sampe gundul!Yup,gara-gara stres aku sampe harus mencukur habis kepalaku!!
Yah,tapi kali ini bukan cerita2 yang mengenaskan.Tapi cerita penuh semangat!He2
Setelah sekian lama skripsiku tertidur pulas dalam sebiji flashdisk,akhirnya muncul juga niat untuk kerjakan lagi skripsi itu.Munculnya fEnoMena ini lantaran karena terdorong oleh sahaBat-sahaBat yang udah berhasil selesaikan skripsinya dengan sukses!Bayangkan saja seandainya mereka udah gak ada semua,maka aku akan jadi satu-satunya angkatan 2003 di kampusku!Bikin malu kan!!
Dan sekarang,aku udah siap kerjakan ini!Bahkan udah berani bikin janji pada seorang teman untUk lulus semester ini,padahal aku harus mulai lagi dari awal gara-gara ibu dosen meminta aku untUk ganti judul!Tapi justru aku makin terdoroNg untUk selesaikan masalah ini,secAra laki2 itU yang dipegang adalah oMoNgannya!Selain itU,aku juga pingin bikin rekor selesaikan skripsi dalam waktU 3 bulan!!Mungkin gak seh??
Dan ketika aku ambil keputusan untuk kerjakan skripsi ini,ternyata gak semudah dalam bAyanganku.Karna aku harus bener2 siap mental untuk nOLak ajakan ngopi dan jalan2 ama temen2..Tapi emang harus ada harga yang harus dibAyar toh!Akhirnya aku berani ambil koMitmen untUk ngurangin frekuensi ngopi dan jalan2!Buat aku gak gampang bgt,makLum udah haBitnya suka ngopi dan keliling2 jalanan!
Selain itU,kadang2 muncul juga masalah2 kecil dan gedhe yang bikin aku hampir ninggalin skripsi lagi.Nah,kalo udah kaya' gitu langsung deh aku masuk kamar dan "semedi",dan terbukti emang mampu menenangkan pikiran untUk seDikit menyikapi masalah dEngan kepala dingin dan gak harus mengorbAnkan skripsiku!
Dan kini,aku udah siap untuk kerjakan lagi tanggunganku ini!!Smangat!!
Buat teman-teman yang lagi kerjakan skripsi juga,aku mau kasih sedikit advice aja.Ternyata kesulitan terberat dalam kerjakan skripsi bukan terletak pada nyusun bAb 1 sampe bAb 5,tapi justru pada usaha mengalahkan diri sendiri dan menguatkan mental untuk tetap koNsisten pada koMitmen.Yang jelas akan ada bAnyak godaAn untUk meninggalkan tanggung jawaB,dan ketika kita mulai berkoMpRomi dEngan tawaran2 itU,bisa-bisa kita terlena dan tenggelam dalam zona nyaman!!Pokoknya kalo udah bisa dan mau fokus pada koMitmen,dijamin kesulitan maCam apapun bakalan ada jalan keluarnya,bAhkan dosen yang killer pun gak akan bisa jadi alasan untUk gak selesaikan skripsi!!
Ya udahlah,ini dulu aja.Pokoknya jangan give up dan tetap semangat yah!!Lain kali aja aku posting2 lagi!Oke?!
Bye n Cu! Gbu! :p
pesan moral:
"gak ada yang mudah dalam hidup dEwasa,dan kadang-kadang ada beberapa hal yang harus kita lepaskan untuk bisa meraiH sesuatU yang lebiH berharga!"
Caiyoooo!!
Buat pemanasan dulu aja,aku mau bagi sedikit pengalaman akhir2 ini..Yah topiknya masih tentang skripsiku yang udah bikin rambuT goNdroNgku yang dulu selalu tergerai indah dan harum ini jadi tercukur habis sampe gundul!Yup,gara-gara stres aku sampe harus mencukur habis kepalaku!!
Yah,tapi kali ini bukan cerita2 yang mengenaskan.Tapi cerita penuh semangat!He2
Setelah sekian lama skripsiku tertidur pulas dalam sebiji flashdisk,akhirnya muncul juga niat untuk kerjakan lagi skripsi itu.Munculnya fEnoMena ini lantaran karena terdorong oleh sahaBat-sahaBat yang udah berhasil selesaikan skripsinya dengan sukses!Bayangkan saja seandainya mereka udah gak ada semua,maka aku akan jadi satu-satunya angkatan 2003 di kampusku!Bikin malu kan!!
Dan sekarang,aku udah siap kerjakan ini!Bahkan udah berani bikin janji pada seorang teman untUk lulus semester ini,padahal aku harus mulai lagi dari awal gara-gara ibu dosen meminta aku untUk ganti judul!Tapi justru aku makin terdoroNg untUk selesaikan masalah ini,secAra laki2 itU yang dipegang adalah oMoNgannya!Selain itU,aku juga pingin bikin rekor selesaikan skripsi dalam waktU 3 bulan!!Mungkin gak seh??
Dan ketika aku ambil keputusan untuk kerjakan skripsi ini,ternyata gak semudah dalam bAyanganku.Karna aku harus bener2 siap mental untuk nOLak ajakan ngopi dan jalan2 ama temen2..Tapi emang harus ada harga yang harus dibAyar toh!Akhirnya aku berani ambil koMitmen untUk ngurangin frekuensi ngopi dan jalan2!Buat aku gak gampang bgt,makLum udah haBitnya suka ngopi dan keliling2 jalanan!
Selain itU,kadang2 muncul juga masalah2 kecil dan gedhe yang bikin aku hampir ninggalin skripsi lagi.Nah,kalo udah kaya' gitu langsung deh aku masuk kamar dan "semedi",dan terbukti emang mampu menenangkan pikiran untUk seDikit menyikapi masalah dEngan kepala dingin dan gak harus mengorbAnkan skripsiku!
Dan kini,aku udah siap untuk kerjakan lagi tanggunganku ini!!Smangat!!
Buat teman-teman yang lagi kerjakan skripsi juga,aku mau kasih sedikit advice aja.Ternyata kesulitan terberat dalam kerjakan skripsi bukan terletak pada nyusun bAb 1 sampe bAb 5,tapi justru pada usaha mengalahkan diri sendiri dan menguatkan mental untuk tetap koNsisten pada koMitmen.Yang jelas akan ada bAnyak godaAn untUk meninggalkan tanggung jawaB,dan ketika kita mulai berkoMpRomi dEngan tawaran2 itU,bisa-bisa kita terlena dan tenggelam dalam zona nyaman!!Pokoknya kalo udah bisa dan mau fokus pada koMitmen,dijamin kesulitan maCam apapun bakalan ada jalan keluarnya,bAhkan dosen yang killer pun gak akan bisa jadi alasan untUk gak selesaikan skripsi!!
Ya udahlah,ini dulu aja.Pokoknya jangan give up dan tetap semangat yah!!Lain kali aja aku posting2 lagi!Oke?!
Bye n Cu! Gbu! :p
pesan moral:
"gak ada yang mudah dalam hidup dEwasa,dan kadang-kadang ada beberapa hal yang harus kita lepaskan untuk bisa meraiH sesuatU yang lebiH berharga!"
Caiyoooo!!
Tuesday, January 15, 2008
Morning sick!
Aku benci..Sangat benci pada pagi hari.
Pagi-pagi,aku heran kenapa tak Kau akhiri saja?
Aku benci pagi hari.
Saben malam maunya mati..
Ooh Gusti!Lelucon apa lagi ini??
Pagi-pagi,aku heran kenapa tak Kau akhiri saja?
Aku benci pagi hari.
Saben malam maunya mati..
Ooh Gusti!Lelucon apa lagi ini??
Sunday, January 13, 2008
"U"
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku masih terbujur kaku dalam ketakutanku.
Membusuk dalam keraguanku..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Jalan-jalanku masih tertutup kabut yang membeku.
Tak tahu kearah mana harus kupijakkan kakiku..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Ketika yang lain telah berbuat sesuatu dalam hidup, pikiranku masih dipenuhi sejarah-sejarah masa lalu.Tak berani memandang jauh ke depan..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku makin tertinggal jauh.
Otakku berkata "ayo maju!",tetapi kakiku diam seolah-olah yakin esok kan masih ada waktu!
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku masih begini,padahal harusnya begitu,masih disini padahal harusnya disitu!
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku masih tak tahu!
malang,14 jan '08 (malem senen)
Aku masih terbujur kaku dalam ketakutanku.
Membusuk dalam keraguanku..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Jalan-jalanku masih tertutup kabut yang membeku.
Tak tahu kearah mana harus kupijakkan kakiku..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Ketika yang lain telah berbuat sesuatu dalam hidup, pikiranku masih dipenuhi sejarah-sejarah masa lalu.Tak berani memandang jauh ke depan..
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku makin tertinggal jauh.
Otakku berkata "ayo maju!",tetapi kakiku diam seolah-olah yakin esok kan masih ada waktu!
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku masih begini,padahal harusnya begitu,masih disini padahal harusnya disitu!
Dua minggu berlalu di tahun yang baru..
Aku masih tak tahu!
malang,14 jan '08 (malem senen)
Subscribe to:
Posts (Atom)

